Menahan Diri

 

Lama gak nulis di blog karena kehilangan mood dan bingung aja gitu mau nulis apa ya minggu ini. Iyap ngblog udah jadi kayak keharusan aja setiap minggu harus buat satu postingan. Walaupun sekarang seringnya bolong – bolong. Oke berdasarkan judul blog, aku mau share yang aku lakuin sejak awal tahun ini. Belum 100% terjalankan tapi Insha Allah komitmennya penuh. Okay, maksud dari menahan diri ini apa aja?

#1 Menahan Diri untuk Tidak Dengki ataupun Iri

Kadang aku merasa terganggu ketika pagi hari seorang teman membanjiri timeline dengan post banyak foto di instagram cerita tentang newlywed-nya atau anaknya. But seorang teman post kata – kata kurang lebih begini :

“Mungkin bukan orang lain yang riya tapi hati kita yang dengki liatnya.” Moslem – Ando

Lho kok ya aku tertohok hahaha. Dari situ aku sadar bahwa sudut pandangnya harus aku ganti. Bunda mana sih yang gak gemes liat anaknya di foto kok photogenic banget padahal belum lama lahir gak bisa nahan buat gak posting. Lagi pula itu kan akun Bundanya ya suka suka sih nas mau post apaan. Atau pasangan mana sih yang gak tahan buat share kebahagiaan setelah bertahun – tahun pacaran akhirnya married juga? Or this one after married for long time finally she has a tiny creature grow in her womb. She can hold her self to not share her journey. Akhirnya aku kalau liat yang model – model begini sekarang cuma senyum terus bilang “Masha Allah mbak/mas semangat bener postnya.” Satu dua aku like. Ya gak bisa dipungkiri bahwa suatu hari nanti Insha Allah aku akan ngerasain moment kayak gitu dan sadar oh anastasia dulu tuh sempit bet sih pikirannya.

#2 Menahan Diri untuk gak Debat

Sesungguhnya ini hal yang sulit kenapa? Aku anaknya emang gak suka kalau kalah argumen. I read so many articles before speak than I should to say Yes with another perception? It’s not really me at all. Mungkin semenjak kerja kali ya aku sadar bahwa gak semua orang bisa diajak debat. Several of them aren’t your true rivals. Aku lebih suka diem ketika ada yang keukeuh dengan pendapatnya tapi gak mau denger pendapat orang lain. Dongkol? Jelas hahaha tapi buat apa lanjut debat? Iyain aja biar cepet. Karena mereka sebenernya bukan ahli juga jadi pendapatnya bukan hal yang mutlak. Just let them lived with their words and so you do.

#3 Menahan Diri untuk gak post di Instagram

Anastasia jaman dulu apa – apa di post ke medsos. Hal – hal yang kecil dan gak penting juga kadang post. Ya pengen aja kan akun punya sendiri juga. Sekarang? Post foto secukupnya aja. Gak usah banyak – banyak takut yang liat bosen. Pas mau post mikirnya lama banget. Urgent or not? Important or not? Kadang aku post bukan buat orang lain tapi buat sekedar aku baca lagi captionnya biar hidupnya semangat. Kadang aku post karena emang suka sama outfit-nya atau suka sama moment-nya. Belajar untuk gak pamer, niatnya lebih ke semoga yang aku post bermanfaat buat yang baca.


#4 Menahan Diri buat Ganggu Orang Lain

Contohnya aku kadang suka tetiba kepikiran aja gitu sama satu atau beberapa orang. Kangen. Kalau aku bilang sama orangnya satu dua mungkin gak keberatan tiba – tiba aku wa “Ih kangen deh” tapi buat beberapa orang dengan berbagai alasan tertentu aku gak bisa kayak gitu. Akhirnya kalau kangen apa yang aku lakukan? Doa. Udah doa gitu aja. Pernah satu kali dua kali pas mau nyebrang di jalan sepulang kerja tetiba kangen aja, dipinggir jalan nunggu lampunya ijo buat pejalan kaki di situ aku doa dalam hati. Sesimpel itu. Efeknya setenang itu.

Ternyata kalau untuk beberapa hal menahan diri itu adalah solusi dari masalah. Aku belajar bahwa curhat ngomel – ngomel itu sama sekali gak cantik buat yang baca. Aku belajar bahwa kadang ada hal – hal yang gak sesuai dengan kita karena sudut pandang kitanya yang cuma satu. Coba diliat ulang dengan sudut yang lain mungkin kita akan ngerti oh ternyata maksudnya ini toh. Kadang untuk mencapai pandangan kayak gitu semesta harus membanting kita sekuat itu sampai remuk redam. Untuk mencapai sudut pandang itu kita harus jatuh tertunduk menangis sendirian baru ngerti oh aku harusnya begini mikirnya. Mellow banget gak sih artikel kali ini. Aku nulisnya diiringi lagu Ballad dan Bandung diguyur hujan. I hope this article will help you to find yourself once again when you feel left yourself in the middle of nowhere.

 

With love,

 

 

Anastasia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s