Bintang – Tere Liye

Processed with VSCO with g3 preset

 

Judul                       :  Bintang

Pengarang             : Tere Liye

Jumlah halaman : 380 halaman

Tahun terbit        : 2017

Penerbit                : PT Gramedia Pustaka Utama

Kami bertiga teman baik. Remaja, murid kelas sebelas. Penampilan kami sama seperti murid SMA lainnya. Tapi kami menyimpan rahasia besar. Namaku Raib, aku bisa menghilang. Seli, teman semejaku, bisa mengeluarkan petir dari telapak tangannya. Dan Ali, si biang kerok sekaligus si genius, bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian bertualang ke dunia paralel yang tidak diketahui banyak orang, yang disebut Klan Bumi, Klan Bulan, Klan Matahari dan Klan Bintang. Kami bertemu tokoh – tokoh hebat. Penduduk klan lain. Ini petualangan keempat kami. Setelah tiga kali berhasil menyelamatkan dunia paralel dari kehancuran besar, kami harus menyaksikan bahwa kamilah yang melepaskan “musuh besar”-nya. Ini ternyata bukan akhir dari petualangan, ini justru awal dari semuanya.

Ini itu seri keempat dari petualangan Rabi, Seli, dan Ali. Seri 2 ada disini seri 3 silahkan klik disini. Seri satunya belum aku review tapi udah aku baca februari tahun 2016 :D. Setelah bulan oktober 2016 seri ketiga diterbitkan, Juni ini seri keempatnya terbit. Hampir ketinggalan POnya alhamdulillah masih rezeki jadi bisa ikut PO dan tau lebih dulu dibanding yang lain haha. Karena aku anaknya gak sabaran langsung dibaca dan habis dalam waktu kurang lebih 6 jam. Okay itu cerita singkatnya ya langsung aja kita ke reviewnya.

Pertama dibuku ini aku ngerasa Tere Liye mendengarkan kritik aku di buku sebelumnya. Ntah mungkin baca apa gimana. Buku ini jauh jauh lebih bagus dari buku sebelumnya. Unpredictable. Aku suka. Ceritanya ngalir lebih bagus, lebih bikin gemeteran, dan bikin penasaran. Aku sebetulnya jumawa banget pas baca ini, ah alurnya pasti begini dan begitu. Tapi ternyata dicerita akhir sukses bikin aku terpana karena gak ketebak sama sekali. Aku suka banget penjelasan hal – hal ekstrim dibuku itu lebih realistis. Banyak kejutan lagi dengan adanya cerita – cerita aka dongeng masa lampau. Menurut aku pribadi buku ini layak dibaca banyak orang terutama anak – anak. Seperti biasa banyak petuah yang bisa kita petik, tentang persahabatan, kekuasaan, ketulusan, gak sombong, percaya akan kemampuan diri sendiri, dan tentang peduli terhadap orang lain. Nilai – nilai yang diangkat tuh so close with us. Setelah kejadian di Indonesia yang banyak banget memecah belah kita jadi kelompok – kelompok yang sensitif. Kita lupa bahwa kita hidup itu gak sendirian. Bukan melulu tentang kita, tentang saya, apa yang saya dapatkan, rasa nyaman apa yang kamu kasih, dll. Tapi tentang gimana sih kita hidup rukun dengan perbedaan yang kita punya, dengan kelebihan dan kekurangan yang kita punya, dan tetep kita bisa memperjuangkan life goals kita masing – masing tanpa menyinggung ataupun menyakiti orang lain. Euphoria bertualang lebih kerasa banget. Nervous nya dapet. Kalian akan terkejut karena banyak banget orang – orang baik yang selalu membantu. Aku juga excited karena dibuku ini banyak ruangan yang lebih diceritakan, gak bosen bacanya. Selalu penasaran ruangan apalagi ya. Semua teknologinya dijelaskan terperinci lagi, lebih masuk akal. Ketidakadilan dalam cerita ini salah satunya karena banyak orang baik yang mulai tidak peduli terhadap hidup orang lain. Teknologi yang diceritakan buku ini juga dapet dua jari jempol dari aku. Buat aku sama sekali tidak ada cacatnya, masuk diakal semua. Gak hanya alah cerita khayalan paling tapi buku ini bener – bener mengedukasi hal baru loh tentang spesies, tentang kejadian dialama, pokoknya bagus banget ilmu observasinya. Buku ini juga menyisakan banyak pertanyaan. Cerita tentang Miss Selena aku bener – bener menantinya loh.

Nah tadi itu kelebihannya sekarang kita kekurangannya yaaa. Di halaman 119 dikatakan kelompok rebel, kata rebel itu bukan bahasa indonesia jadi seharusnya ditulis dengan dicetak miring rebel. Begitu juga dengan penulisan Miss Selena seharusnya dicetak miring Miss karena itu sebuah panggilan. Pada halaman 183 disebutkan Portia adalah salah satu spesies laba – laba. Portia adalah nama genus berdasarkan kesepakatan ilmuwan biologi seharusnya ditulis dengan cetak miring. Portia memiliki nama umum sebagai jump spider. Menurut aku porsi tokoh – tokoh dicerita ini belum seimbang. Aku menunggu cerita tentang para pengawal yang menemani sahabat sejoli itu bertualang. Lanjut kekekurangan yang lain dalam kurikulum di Indonesia pelajaran topik sel dan jaringan itu terpisah. Selain itu sel dan jaringan dibagi menjadi dua ada sel hewan dan sel tumbuhan begitupun jaringan hewan dan jaringan tumbuhan. Materi yang disajikan saat Pak Gun menampilkan video itu terlalu dalam. Aku pikir itu materi kuliah semester 6 atau 7 tentang evolusi atau mata kuliah vertebrata. Too deep. Di halaman 337 Jalani kehidupanmu seperti air mengalir, Sebetulnya aku kurang suka dengan kata – kata air yang mengalir banyak arti dali kalimat tersebut. Bisa diartikan bahwa kita tidak melakukan apapun terhadap hidup kita. Oh ya dibuku ini juga menggunakan kata Penyihir kok mikirnya langsung Harry Potter ya? Jadi inget Slytherin, Gryffindor, Ravenclaw, dan Huffleff .

Discalimer : Karena aku suka sama bukunya dapet rate 9.0 dari 10 yeay

PS kalian harus baca gak nyesel karena bagus banget ceritanya. Aku anntikan banget rincinya.

Nah let’s move to my favorite quotes from this book :

“Ada banyak sekali kekuatan besar.. salah satu yang amat besar adalah kekuatan persahabatan”

“Kekuasaan yang terlalu lama cenderung membuat seseorang rusak. Itu bisa membuatmu menjadi menghianati teman – teman terbaik. Membuatmu melakukan hal – hal yang buruk, jauh dari kehormatan seorang petarung.”

“Kekuasaan selalu begitu-dendam, kebencian, prasangka.”

“Jika kita mengkhawatirka setiap langkahyang dibuat, kita akhirnya tidak akan pernah berani melangkah.”

“Semua orang memutuskan untuk tidak peduli mengurus masalah masing – masing, dan berharap hidup bahagia. Semua orang membiarkan kejahatan merajalela, membiarkan sekelompok orang mengenakan topeng seolah baik, pahlawan, padahal sangat buruk.”

“Jangan pernah menghukum diri sendiri karena sebuah kesalahan… Peduli amat dengan pendapat mereka. Peduli amat dengan harapan – harapan mereka. Kamu adalah kamu.”Processed with VSCO with g3 preset

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s